tholib
Minggu, 24 Juni 2012
ARTIKEL PERTANDINGAN OLAH RAGA BOLA VOLLY
Sabtu, 09 Juni 2012
bola voli
Bola voli
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| | Sumber referensi dari artikel atau bagian ini belum dipastikan dan mungkin isinya tidak benar. Tolong diperiksa, dan lakukan modifikasi serta tambahkan sumber yang benar pada bagian yang diperlukan. |
| Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. |
Typical volleyball action | |
| Induk organisasi | FIVB |
|---|---|
| Pertama dimainkan | 1895, Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat |
| Data lengkap | |
| Olahraga kontak fisik | Tidak |
| Jumlah pemain | 6 orang per tim |
| Pria/wanita | Tunggal |
| Kategori | dalam ruangan, pantai, rumput |
| Peralatan | Bola voli |
| Dipertandingkan di Olimpiade | 1964 |
Daftar isi |
Sejarah
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat). William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang. Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
Alat permainan
Lapangan permainan
Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. [3] Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 cm.Bola
Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).Net
Ukuran tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.Sarana Permainan Bola Voli
a.Panjang garis samping : 18 Meter.b.Lebar lapangan : 9 Meter.
c.Lebar garis serang : 3 Meter.
Cara permainan
Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu.[4]Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter), spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan. Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-smash bola ke seberang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan. Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk memenangkan suatu babak.
Urutan serve
Penghitungan angka
Aturan permainan dari bola voli adalah:[5]- Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai
- Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh akan mendapat nilai
Sistem Pertandingan
- Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan
- Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
- Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
- Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang
- Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
- Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah.
- Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
- Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
- Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
- Kesalahan meliputi:
- Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
- Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
- Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
- Pada saat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
- Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
- Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
- Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
- Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
- Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
- Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
- Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.
Teknik Bola Voli
Servis
Servis pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas.Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis,floating dan cekis.- servis tangan bawah
- mula-mula pemain berdiri dipetak servis dengan kaki kiri lebih kedepan dari kaki kanan.
- bola dipegang dengan tangan kiri
- bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang
- setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus kedepan untuk memukul bola
- telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
- tennis servis
- sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih kedepan, kedua lutut agak rendah
- tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kirimenyangga bola,tangan kanan di atas bola.
- bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2 meter di atas kepala
- tangan kanan ditarik kebelakang atas kepala,menghadap depan
- lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian terpusat pada bola
- lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
- floating servis
- posisi kaki sama seperti tennis servis
- tangan kiri memegang bola dan tangan kanan disamping setinggi pelipis
- dengan tangan kiri bola dilambungkan ssedikit kesamping kanan tidak terlalu tinggi
- setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
- pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
- dengan tumit tangan
- dengan tangan, dimana ibu jari dilipat kedalam dan menempel pada telapak tangan
- memukul dengan tangan tergenggam.
- cekis
- sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat kejaring.
- bola dipegang tangan kiri dan kanan.
- saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit kebelakang dan lutut ditekuk
- kedua tangan dijulurkan kearah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
- bola dilambung keatas kepala dengan kedua belah tangan.
- setelah bola lepas, tangan kanan ditarik kesamping kanan bawah, liukkan badan kekanan.
- berat badan ada dikaki kanan,telapak tangan menghadap keatas
- setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan,liukkan badan kesamping kiri
- perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
- Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
- Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
- Service mengapung adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama. Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
-
- Sikap badan dan pandangan.
- Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
- Saat kapan harus memukul bola.
Passing
- Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
- Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
- tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
- Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
- Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)
- Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
- Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
- Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
- Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
- Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power
Smash (spike)
Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Teknik smash Menurut Muhajir Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal (2006,23). Menurut pendapat M. Mariyanto mengemukakan bahwa : “ Smash adalah suatu pukulan yang kuat dimana tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas , sehingga jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi, apabila pukulan bola lebih tinggi berada di atas net , maka bola dapat dipukul tajam ke bawah .” (2006 : 128 ) Menurut Iwan Kristianto mengemukakan bahwa , Smash adalah pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau dikembalikan . “ (2003 : 143 ) . Spike adalah merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli . Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.Membendung (blocking)
Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:- Jongkok, bersiap untuk melompat.
- Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
- Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.
Kedudukan pemain (posisi pemain)
Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan liberoKompetisi bola voli
Kompetisi Proliga merupakan kompetisi bola voli professional Indonesia yang diikuti oleh beberapa klub yang tersebar di seluruh Indonesia.Lihat pula
Referensi
Pranala luar
| Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
Euro dan Sepak Bola Kita
Euro dan Sepak Bola Kita
Oleh : *
*
INI kabar gembira bagi para gibol alias penggila bola. Mulai malam ini pentas akbar Euro 2012 resmi dimulai. Seperti biasa, setiap perhelatan event sepak bola akbar semacam Euro atau Piala Dunia, atmosfernya terasa sampai ke negeri ini. Padahal, tidak ada timnas Indonesia yang berlaga di ajang tersebut.
Entah mengapa, para gibol di negeri ini seolah-olah begitu dekat dengan Euro atau bahkan Piala Dunia. Acara nonton bareng (nobar) digelar di mana-mana. Toko-toko yang menjual aneka pernik sepakbola mendadak ramai. Perbincangan tentang bola pun terjadi di hampir semua sendi kehidupan warga.
Media Indonesia juga tak mau kalah. Mereka ramai-ramai mengirimkan wartawan untuk meliput langsung Euro. Biaya yang mahal, rasanya, tidak lagi menjadi alasan. Pokoknya harus mengirim wartawan untuk memberikan laporan langsung. Pendek kata, media-media di Indonesia ikut berperang untuk menyajikan liputan yang terbaik. Padahal, sekali lagi, tidak ada pasukan Garuda di arena Euro.
Di ranah yang lain, para pejabat dan figur publik di negeri ini pun tiba-tiba fasih bicara tentang bola. Mereka menjadi suporter dadakan. Ada yang menjagokan Spanyol, Belanda, Italia, Jerman, Inggris, atau bahkan tim sekelas Republik Irlandia dan Rusia. Mereka juga mendadak cakap berbicara tentang strategi permainan di atas lapangan hijau. Komentator-komentator baru bermunculan. Bisa dipastikan, isu tentang bola bakal mendominasi negeri ini sampai akhir perhelatan Euro nanti.
Sejatinya tidak ada yang salah ketika negeri ini mendadak terjangkit demam Euro. Sah-sah saja mengirim banyak wartawan ke Polandia dan Ukraina. Sah-sah saja para pejabat bicara bola. Sah-sah sajamembuat acara nobar di mana-mana. Masalahnya, ketika kita larut dalam pesta dan keseruan Euro nan jauh di sana, sepakbola kita justru tengah teronggok di dasar keterpurukan. Tidak ada prestasi membanggakan yang diukir bintang-bintang lapangan hijau dalam satu dasawarsa terakhir.
Alih-alih mencetak prestasi, menjalankan roda kompetisi saja kita tidak becus. Sudah dua musim terakhir kompetisi sepak bola negeri ini berjalan amburadul. Perang kepentingan di pucuk PSSI berujung pada dualisme kompetisi. Setiap kubu ngotot dengan pendapat masing-masing. Alhasil, kompetisi berjalan tanpa arah yang jelas.
Ketika kita begitu memuja aksi-aksi brilian bintang-bintang sepakbola Eropa, pemandangan menyedihkan muncul di stadion-stadion di tanah air. Pemain adu jotos, wasit dianiaya, tribun dibakar, dan suporter rusuh yang seolah tidak pernah ada ujungnya. Belakangan, berita tentang tewasnya suporter makin kerap menghiasi koran dan layar kaca.
Memang tidak sepadan jika kita membandingkan sepakbola negeri ini dengan keindahan yang ada di Euro. Namun, seyogyanya kita harus belajar banyak dari ajang akbar empat tahunan itu. Para pemain harus belajar tentang cara bermain yang indah. Para suporter pun harus meniru kedewasaan gibol-gibol di Eropa. Kalau hal itu dilakukan, kita bisa berharap wajah sepak bola Indonesia bakal lebih baik. Semoga. (*)
sumber: http://padangekspres.co.id/?news=nberita&id=1954
Bulu Tangkis Indonesia Tak Akan Bangkit Lagi
Ilustrasi
Oleh L Sastra Wijaya
KOMPAS.com — Bulu tangkis Indonesia tidak akan bangkit lagi. Ini pernyataan berani.
Setelah mengikuti dari dekat dan jauh perkembangan bulu tangkis Indonesia dalam 20 tahun terakhir, inilah beberapa alasan mengapa setelah kita terpuruk dari segi prestasi, bukan hal yang gampang untuk bisa bangkit kembali. Membenahi diri sendiri bukan yang mudah dilakukan, sedangkan dalam waktu bersamaan lawan-lawan juga tidak tinggal diam.
Kekalahan dari Jepang di perempat final Piala Thomas di Wuhan 2012 mengagetkan banyak orang karena Indonesia sebelumnya hanya kalah dari tim seperti China, Denmark, atau Malaysia.
Sebenarnya, Jepang dan juga Amerika Serikat di tahun 1950-an adalah kekuatan bulu tangkis utama dunia, di saat Korea Selatan dan China belum memiliki prestasi apa pun.
Di tahun 1960-an dan 1970-an, Malaysia, Denmark, dan Indonesia mulai unjuk gigi, disusul China dan Korea Selatan di tahun 1970-an dan 1980-an.
Di Eropa, Swedia pernah menjadi pemasok pemain tingkat dunia, sekarang sudah tidak terdengar lagi namanya. Apakah ini siklus 40-tahunan sehingga sekarang Indonesia menurun karena siklus alamiah tersebut?
Indonesia juga tidak memiliki pelatih kepala seperti mantan pemain China, Li Yongbo, dan dalam sistem yang ada sekarang PBSI tidak akan bisa memiliki karakter seperti Li Yongbo.
Sebagai pemain ganda putra bersama Tian Bingyi, Li Yongbo banyak merebut gelar internasional dan bersaing ketat dengan pasangan Korea Selatan, Park Joo-bong/Kim Moon-soo. Setelah berhenti bermain, dia menjadi kepala pelatih dalam sistem pelatnas China.
Li Yongbo menjalankan pelatnas dengan "tangan besi", memiliki kuasa besar untuk memutuskan hal-hal yang penting. Ditambah dengan sistem perekrutan pemain yang jelas dan ekonomi China yang terus membaik dalam 20 tahun terakhir, China terus menelurkan pemain-pemain hebat.
Pengurus PBSI tidak dari kalangan profesional, sementara China menganut sistem satu tangan dengan komando yang jelas. Indonesia memang tidak bisa mengikuti sistem tersebut, tetapi PBSI belum beranjak dari sistem pemilihan pengurus yang dilakukan secara "amatir" dalam arti pengurus dipilih oleh pengda yang semuanya dilandaskan pada sistem amatir, yang sudah banyak ditinggalkan oleh negara-negara yang maju olahraganya.
Sebagai sebuah organisasi dengan omzet miliaran rupiah yang dikelola setiap tahun, PBSI harus ditangani oleh manajer profesional, yang diangkat, dengan gaji teratur, dan sistem manajemen yang jelas.
Dengan sistem seperti ini, di mana pengurusnya mencurahkan seluruh waktu untuk mengelola, jaminan berprestasi belum tentu ada. Apalagi dengan sistem sekarang, dengan sistem ketua umum, yang belum tentu cukup mencurahkan waktu untuk memikirkan bulu tangkis.
Bulu tangkis selalu disebut sebagai olahraga utama di Indonesia, tetapi perhatian media masih sangat kurang, seperti tecermin dalam pemberitaan media.
Di Malaysia, liputan bulu tangkis selalu gencar. Di Australia, di mana sepak bola Australia (Aussie rules football) adalah olahraga utama, media bisa menurunkan tulisan berhalaman-halaman soal ini.
Berapa banyak media yang mengirimkan reporter meliput langsung Piala Thomas di Wuhan dan berapa banyak halaman yang dihabiskan untuk meliput cabang lain, seperti misalnya Euro2012, bisa menjadi pertanyaan kritis apakah media massa di Indonesia menjalankan tanggung jawab sosial mereka untuk memperhatikan hal-hal yang menjadi kepentingan bersama seperti menjayakan kembali bulu tangkis Indonesia ke panggung dunia.
suber: http://olahraga.kompas.com/read/2012/06/05/14273277/Bulu.Tangkis.Indonesia.Tak.Akan.Bangkit.Lagi
Suporter Persib dan Persija Segera Berdamai
"Untuk perdamaian, kita akan lakukan komunikasi antara Persija, Persib, Jak Mania dan Bobotoh. Mudah-mudahan bisa terjalin ke hari-hari mendatang," kata Ketum Persija Ferry Paulus kepada wartawan.
Hal itu disampaikan Ferry usai berkunjung ke rumah almarhum Rangga Cipta Nugraha di Jalan Edeng Suanda (Pasirleutik) RT 5 RW 4, Kampung Pasirleutik, Desa Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2012).
Menurutnya, konsolidasi para pengurus The Jak sudah dilakukan. Hal itu sebagai penjajakan untuk perdamaian dengan bobotoh, khususnya Viking. Ke depan, setelah suasana reda, The Jak berencana menggelar pertemuan dengan Bobotoh.
Kunjungan ke rumah Rangga pun diharapkan sebagai langkah awal yang baik untuk menuju ke arah perdamaian. "Mudah-mudahan ini jadi tempat yang baik dan tidak putus sampai di sini. Ini akan terus berlanjut supaya harmonisasi antara sesama pendukung ini terus berjalan dengan baik," jelas Ferry.
Ia mengatakan, Persib dan Persija selama ini tidak bermusuhan sebagai sebuah tim. Kalaupun bertikai, itu hanya di lapangan sebagai bagian dari pertandingan. Setelah laga usai, tak ada konflik antar para pemain kedua tim.
Namun yang bermasalah justru di tingkat suporter, khususnya di tataran grass root alias akar rumput. Perdamaian antar pengurus dua kelompok suporter relatif lebih mudah dilakukan. Tapi hal itu tidak mudah dilakukan di tataran grass root. "Ini yang paling penting," cetusnya.
Meski begitu, hal itu jadi tantangan bagi kedua pihak untuk saling berdamai satu sama lain hingga ke tingkat paling bawah, tidak hanya di kalangan pengurus.
Ferry menambahkan, The Jak sendiri sebenarnya ingin berdamai dengan Bobotoh. Namun tentu hal itu tidak bisa dilakukan dengan instan alias dalam waktu cepat. Dan setidaknya, berbagai langkah sudah dilakukan untuk menghentikan permusuhan.
sumber: http://bandung.detik.com/read/2012/06/09/200143/1937168/486/suporter-persib-dan-persija-segera-berdamai
Sabtu, 02 Juni 2012
MOTOGP
Casey Stoner. (Foto: Reuters)
Asapi Lorenzo, Stoner Pimpin Lomba
Hendra Mujiraharja - Okezone
Sabtu, 2 Juni 2012 22:00 wib
Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Katalunya, Sabtu (2/6/2012), Stoner menjadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1m41.295 detik. Pembalap Repsol Honda itu unggul 0.146 detik dari Jorge Lorenzo.
Meski demikian, tim Yamaha sedikit mendominasi dalam sesi kualifikasi kali ini. Terbukti, di belakang Lorenzo ada pembalap Tech 3 Yamaha Cal Crutchlow dan Ben Spies dari Yamaha, yang menempati posisi ketiga dan empat.
Dani Pedrosa yang sempat tampil gemilang pada sesi latihan bebas penutup, tampil sedikit mengecewakan di sesi kualifikasi kali ini. Pembalap Repsol Honda itu harus puas memulai balapan dari peringkat kelima.
Bagaimana dengan Valentino Rossi? Penampilan tidak stabil kembali diperlihatkan oleh pembalap Ducati itu. Pada balapan besok, Rossi akan memulai dari posisi sembilan, masih kalah cepat dari Andrea Dovizioso (6), Nicky Hayden (7) dan Stefan Brdl (8).
Hasil Kualifikasi MotoGP Katalunya
Pos Rider Team/Bike Time Gap
1. Casey Stoner Honda 1m41.295s
2. Jorge Lorenzo Yamaha 1m41.441s + 0.146s
3. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m41.548s + 0.253s
4. Ben Spies Yamaha 1m41.552s + 0.257s
5. Dani Pedrosa Honda 1m41.656s + 0.361s
6. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m41.687s + 0.392s
7. Nicky Hayden Ducati 1m42.029s + 0.734s
8. Stefan Bradl LCR Honda 1m42.065s + 0.770s
9. Valentino Rossi Ducati 1m42.175s + 0.880s
10. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m42.356s + 1.061s
11. Hector Barbera Pramac Ducati 1m42.375s + 1.080s
12. Karel Abraham Cardion Ducati 1m43.266s + 1.971s
13. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m43.500s + 2.205s
14. Colin Edwards Forward Suter-BMW 1m44.024s + 2.729s
15. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m44.041s + 2.746s
16. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m44.356s + 3.061s
17. James Ellison Paul Bird Aprilia 1m44.763s + 3.468s
18. Mattia Pasini Aspar Aprilia 1m44.764s + 3.469s
19. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki 1m44.833s + 3.538s
20. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 1m45.730s + 4.435s
21. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 1m45.962s + 4.667s
(hmr)
SUMBER: http://sports.okezone.com/read/2012/06/02/38/640366/asapi-lorenzo-stoner-pimpin-lomba
Langganan:
Postingan (Atom)